SEKILAS INFO
  • 1 tahun yang lalu / Peletakan Batu Pertama Pondok Qur’an Al Barakah Pemangkat 19 November 2021
  • 1 tahun yang lalu / SK Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: AHU-0023237.AH.01.04. TAHUN 2021. Akta Yayasan Nomor  88/22.09.2021
WAKTU :

PROGRAM BERIQAN DIMULAI DARI SERAMBI MEKKAH, SAMBAS

Terbit 7 Agustus 2022 | Oleh : Yayasan Al Barakah | Kategori : Fundraising / Pondok Qur'an / Silaturahmi
PROGRAM BERIQAN DIMULAI DARI SERAMBI MEKKAH, SAMBAS

Pemangkat Post. BERIQAN belum dikenal di masyarakat. Adalah Pondok Qur’an Hawnan Albarakah yang akan membawa program ini dengan sebuah visi besar yaitu BERIQAN, singkatan dari Berkah Negeriku Dengan Alqur’an.

Sebuah nama yang diberikan oleh KH Luqmanulhakim, pendiri Masjid Kapal Munzalan yang memiliki Pondok Pesantren Ashabul Yamin Pontianak.

Apa saja program yang ada didalamnya ?

Ada tiga program besar yang akan dilakukan yaitu memberantas buta huruf Alqur’an, menghadirkan 38 rumah qur’an dan mencetak 1900 penghafal Alqur’an. Nantinya akan dikoordinir oleh Pondok Qur’an Hawnan Albarakah Pemangkat.

Apa saja program turunannya ?

Dalam pandangan masyarakat saat ini, ketika berbicara tentang pondok qur’an atau rumah qur’an. Maka yang terbesit adalah mengelola santri penghafal Alqur’an. Bagaimana santri bisa menghafal Alqur’an dengan baik dan benar, bagaimana santri memahami setiap huruf Alqur’an dan bagaimana pula santri mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Itu dulu.

Bagaimana dengan sekarang ?

Pondok Qur’an kini bertransformasi lebih jauh. Kehadirannya bukan saja berdampak pada santri yang mengenyam Pendidikan Qur’an disini. Tetapi pondok qur’an memberi dampak luas di masyarakat. Kehadirannya dirasakan, dari memuliakan santri hingga memuliakan guru ngaji kampung.

Transformasi fungsi dan konstribusi yang dikedepankan dalam membangun pondok qur’an. Dalam ilmu manajemen masjid dikenal dengan masajidallah. Betapa masjid memiliki fungsi yang luas dimulai dari fungsi baitullah, tempat bersujud kepada Allah. Namun fungsi lain adalah sebagai baitulqur’an, baitulmaal dan baitulmuamalah. Keempat fungsi ini dapat memposisikan masjid sebagai solusi ummat.

Begitu pula baitulqur’an atau pondok qur’an yang memiliki empat fungsi tadi menginstall diri sebagai masajidallah.  

Pondok qur’an Hawnan Albarakah yang berkedudukan di Pemangkat masih berdiri sementara yang sudah menjalankan empat fungsi masajidallah. Berstatus sementara belum bisa merekrut santri yang akan mondok. Masih berikhtiar membebaskan satu rumah untuk dijadikan pondok santri.

Dalam perjalanan memulai, tercetus satu ide yaitu BERIQAN, yang sebelumnya bernama beda namun visi dan misi sama. Setelah BERIQAN diberikan oleh Kiyai, tim pondok mencari satu sosok Dai yang bisa membersamai program dakwah ini. Atas izin Allah, diberikan kemudahan dalam mencari sosok dan tak butuh lama sosok Dai yang diniatkan memberikan tanda setuju membersamai. Alhamdulillah, Gerakan BERIQAN dimulai.

Kini, Program BERIQAN mulai diperkenalkan di Bumi Serambi Mekkah, Sambas. Semoga program ini dapat terwujud dengan perlahan dan terarah melalui Gerakan dakwah dan semangat istiqomah mewujudkan impian mengasuh dan mencerdaskan ummat dalam bingkai generasi qur’ani. Amin. ( Red_RH)

SebelumnyaBERIQAN - KOLABOHATI USTADZ HATOLI SesudahnyaPROGRAM BERIQAN - DARI UMAT UNTUK UMAT

Berita Lainnya

0 Komentar